June 09, 2010

Warga Afrika Selatan Belajar Lagu Kebangsaan Mereka

Sebentar lagi Piala Dunia akan segera berkumandang, tetapi apa yang terjadi dengan warga Afrika Selatan, ternyata mereka belum mengetahui atau hafal lagu kebangsaan mereka sendiri. Sebelum Piala Dunia 2010 bergulir, para pendukung dan pemain Timnas Afrika Selatan gencar mempelajari lagu kebangsaan mereka, Nkosi Sikelel’ iAfrika. Mereka tidak ingin dipermalukan saat lagu berkumandang, sebelum skuad Bafana Bafana berlaga.

Memang aneh sich kedengarannya. Bukan mereka tidak hafal, namun ternyata lagu kebangsaan Afrika Selatan yang berarti ‘Tuhan Memberkati Afrika’ tersebut memiliki beberapa versi bahasa dalam satu lagu. Tercatat, lima dari 11 bahasa ofisial yang sehari-hari digunakan di Afsel, belum lagi lafal dan cengkok yang berbeda.

Lima versi tersebut mencakup bahasa Xhosa, Zulu, Sesotho, Afrikaans, dan Inggris. Tentunya, para pendukung dan pemain tidak ingin dipermalukan di hadapan tim-tim tamu. Ya, di penyisihan Grup A, Afsel akan menjamu Meksiko, Uruguay dan Prancis.

Terlebih, tuan rumah diberi kehormatan menggelar laga pembuka, 11 Juni mendatang, dimana Steven Pienaar dkk akan berhadapan dengan Meksiko. Tak heran jika Lerato Matshikiza, 25, tertarik untuk menguasai semua versi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/6/2010), warga asal Johannesburg ini punya pengalaman buruk saat menghadiri acara gereja yang turut mengundang pendeta-pendeta Amerika, Desember 2009 lalu.

“Sangat memalukan. Saat kami melantunkan lagu kebangsaan, setiap orang bernyanyi dengan nada tinggi di awal. Tapi saat masuk versi Afrikaans, tak seorangpun yang tahu liriknya. Jadi kami meraba kata-katanya, hingga kembali ke bagian yang berbahasa Inggris,” aku Matshikiza, yang hanya menguasai versi Xhosa, Zulu dan Inggris.

Menanggapi masalah ini, pemerintah Afsel pun tak tinggal diam. Pihak departemen kebudayaan punya cara tersendiri guna mengatasinya.

“Sepanjang penelitian, kami menemukan warga yang tidak melantunkan lirik hanya karena tidak mengerti bahasanya. Jadi, kami merancang literatur yang memuat isi dan arti dari semua bahasa dalam lagu kebangsaan,” ungkap juru bicara departemen kebudayaan Afsel, Themba Mabaso.okezone.

Seja o primeiro a comentar

Followers

  ©Tips Dan Informasi - Todos os direitos reservados.

Template by Dicas Blogger | Topo